Berat Bayi Anda Kurang? Jangan Risau!

Setiap orang tua pasti ingin memiliki buah hati yang sehat. Meskipun demikian, terdapat beberapa kasus dimana seorang bayi mengalami pertumbuhan yang sedikit lambat dibanding bayi yang lainnya. Salah satu cirinya adalah rendahnya berat badan yang dimilikinya. Namun, Anda jangan khawatir, ada berbagai cara menambah berat badan yang aman bagi bayi Anda. Perlu diperhatikan, bayi tidak sama dengan orang dewasa, begitu pula dengan sistem pencernaan maupun metabolisme yang mempengaruhi berat badan. Tentunya sebagai orangtua, Anda perlu memperhatikan hal-hal demikian agar tidak menimbulkan masalah baru bagi kesehatan bayi Anda.

Berikut Cara Menambah Berat Badan Bayi

Idealnya, seorang bayi akan mengalami kenaikan berat badan yang drastis setelah empat bulan setelah kelahiran. Sebagai orangtua, Anda dapat mengetahui status berat badan bayi dengan membandingkan berat badan saat ini dengan grafik berat badan di Kartu Menuju Sehat (KMS). Jika selama beberapa bulan ternyata perkembangannya termasuk lamban, ada beberapa cara menambah berat badan bayi Anda. Yang pertama adalah mengontrol makanan pada bayi. Makanan paling baik bagi bayi adalah ASI. Kuantitas dan kualitas ASI sangat mempengaruhi perkembangan bayi Anda. Sebagai ibu, tentu Anda harus menerapkan pola hidup yang sehat agar asupan ASI baik. Anda juga dapat memberikan cemilan ataupun MPASI yang sehat, bergizi dan seimbang bagi bayi di atas usia enam bulan.

Anda dapat memberikan cemilan dapat berupa buah yang kaya vitamin dan juga kalori, seperti pisang, alpukat, dan buah-buah lain yang disukai bayi Anda. Buah-buahan tersebut dapat dihaluskan dan diberikan kepada bayi berusia di atas satu tahun. Selain asupan gizi, penting bagi bayi untuk memiliki waktu istirahat yang cukup. Waktu tidur yang cukup dapat merangsang pertumbuhan tubuh bayi. Jika bayi Anda mengalami pertumbuhan yang tidak melambat, hal yang paling penting bagi orangtua adalah jangan risau, Demikian ulasan singkat mengenai cara menambah berat badan bagi si kecil. Mengapa demikian? Karena bayi masih akan terus tumbuh dan berkembang Semoga bermanfaat!

Related posts: